tuan-tuan yang terlampau bersemangat
Havel,
Puluhan tahun silam, Bertrand Russel menyusun esai bertajuk The Recrudescence of Puritanism. Pada 1988, Mochtar Pabottingi menerjemahkannya untuk antologi karya-karya Russel yang diterbitkan Yayasan Obor Indonesia dan Gramedia. Empat tahun kemudian, aku menemukannya. Di hari-hari ini, tulisan filsuf Inggris itu demikian relevan untuk dicerna kembali. Berikut nukilannya:
"Kita harus belajar untuk saling menghormati kebebasan pribadi dan tidak memaksakan kaidah-kaidah moral kita atas orang lain. Kaum Puritan membayangkan bahwa kaidah-kaidah moral mereka itulah kaidah-kaidah moral sejati. Ia tidak menyadari bahwa zaman-zaman serta negeri-negeri, bahkan kelompok-kelompok sosial lain di negeri sendiri, mempunyai kaidah-kaidah moral yang berbeda, yang juga merupakan hak mereka.....Marilah kita berharap bahwa suatu pendidikan yang lebih merata dan suatu pengetahuan yang lebih luas atas umat manusia akhirnya berangsur-angsur akan meredakan semangat tuan-tuan kita yang terlalu bajik."

0 Comments:
Post a Comment
<< Home